Kisah Sindikat Pembobol Surat Berharga Bank

Polisi berhasil mengamankan sindikat pemalsuan surat berharga hingga triliunan rupiah. Meski sebagai pemain baru, jaringan ini terbilang mahir sekaligus terkoordinir.

Digital CameraRanap Simanjuntak

Ada-ada saja operasi penipuan dan upaya membobol bank. Kali ini jaringan penipuan bilyet surat deposito berjangka (SDB) bisa diamankan polisi. Sindikat yang beranggotakan enam orang itu melibatkan karyawan kontrak pengelola parkir bank Mandiri.

Adalah Ahmed Abdel Mon’em Ahmad Salwaha yang menjadi korban. Lelaki warga negara asal Yordania ini tergiur dengan iming-iming Syarifuddin (48) yang berprofesi sebagai pengacara. Di mana, korban dijanjikan mendapat SDB Bank Mandiri sebesar Rp 1 triliun dengan syarat memberikan uang setoran uang sebesar 6% dari jumlah SDB tersebut. “Artinya diminta awal sekitar Rp 60 miliar,” kata Kepala Bagian Humas Polda MetroJaya Kombes Polisi Rikwanto kepada Ferdi Christian dari SINDO Weekly, Selasa pekan ini.

Agar percaya, maka Ganefo Aritonang (50) yang berperan sebagai pejabat bank Mandiri. Dia berpura-pura menjadi petinggi Bank dengan menyerahkan SDB palsu itu kepada Syarifuddin di lantai 9 Plaza Bapindo lantai 9. Padahal, Ganefo hanyalah karyawan kontrak (outsourcing) anak usaha Bank Mandiri, yakni Mandiri Ivestama sebagai perusahaan pengelola gedung parkir.

Toh, Ahmed tak langsung percaya. Dia berjanji akan melakukan pembayaran secara mencicil dengan terlebih dahulu memberikan uang sebesar Rp 150 juta. Syarifuddin melunak dan memberikan Nomor Pokok wajib Pajak (NPWP), KTP, dan pasport asli miliknya agar korban percaya.

Keesokan harinya, tepatnya 4 Juni 2013, Ahmed berusaha memverifikasi SDB bernomor seri AD12701 nomor rekening 123-02-0470251-0 atas nama Syarifuddin. Korban menyertakan berkas identitas pelaku ke kepada pihak Bank Mandiri cabang Sudirman, Jakarta Selatan yang terletak di Plaza Bapindo.

Nyatanya pihak Bank Mandiri menyatakan itu palsu. Petugas Bank Mandiri Putu Ari Priyatna yang memeriksa awalnya bingung karena hasil pemeriksaan SDB itu hanya berisi deposito sebesar Rp 10 juta, namun diubah menjadi Rp 1 triliun. Putu lantas menghubungi Polda Metro Jaya yang hanya selemparan batu dari kantornya bekerja.

Polisi bergerak cepat dengan langsung mengamankan Syarifuddin kemudian menyergap anggota sindikat lainnya. Salah satu pelaku, Parlindungan Hutagalung (54) yang bertugas sebagai penerima order ditangkap pada kediamannya di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan.

Dari rumah itu, polisi menemukan surat berharga lainnya seperti Sertifikat Bank Indonesia (SBI) 080264 yang diberikan kuasanya kepada Parlindungan. Lebih hebohnya lagi, ditemukan selembar certificate time depocit Bank Central Asia (BCA) atas nama Abdul Holik senilai Rp 873 triliun.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Biro Litigasi BCA Pusat, Januar A. Saputra menyatakan kalau surat berharga senilai Rp 873 triliun juga palsu. “SDB Bank BCA yang ditemukan polisi di rumah penggeledahan juga palsu,” terangnya.

Kemudian, polisi juga menangkap kawanan pelaku. Dua orang penerima order yang membuat SDB palsu adalah Abdul Holik (52), ditangkap di Cipanas, Jawa Barat dan Ivan Sofyan alias Alfan Rivaldi alias Donny Kurniawan (40). “Dari penggeledahan rumah Abdul Holik di Bogor didapati surat berharga BI senilai Rp 373 triliun yang juga palsu,” sambung Rikhwanto.

Pelaku lain yang ditangkap adalah Mudjayadi (40) di daerah Cimanggis, Depok serta Ganefo pejabat bank mandiri palsu pada kediamannya di Rawamangun, Jakarta Timur. Dari rumah Ganefo didapati ID Card Mandiri atas nama Ganefo RA bernomor yang berlaku hingga tahun 2014.

Keenam pelaku, menurut Rikhwanto, tak punya keahlian khusus lantaran mereka belajar secara otodidak. “Latar belakang mereka kebanyakan sarjana hukum, tapi pembuatannya dengan peralatan canggih sehingga kasat mata tidak terlihat SDB palsu,” ungkapnya.

Dalam persidangan nanti, jaksa bisa menjerat para tersangkan dengan pasal 263 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pemalsuan Surat dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun. Senior Vice President Legal Group Bank Mandiri Mohammad Arifin Firdaus meminta masyarakat berhati-hati atas makin maraknya peredaran surat berharga  bank yang palsu.”Untuk memastikan keabsahan bilyet deposito bisa konfirmasi ke kantor cabang bank penerbit terdekat. Kami sendiri berusaha meningkatkan kemanan nasabah,” pungkasnya.

New Google Nexus 7, Generasi Kedua yang Lebih Murah

Melakukan pembenahan soal dapur pacu, seri teranyar Nexus 7 siap menyapa konsumen Juli mendatang. Tablet Android ini dipercaya punya kekuatan soal daya tahan.

Ranap Simanjuntak

Nexus 7Google makin serius menggarap tablet kelas low end. Menggandeng perusahaan komputer asal Taiwan AsusTek sebagai produsen kini hadir Google Nexus 7. Produk ini dipercaya akanmenjadi pesaing kuat iPad besutan Appple dan tablet yang sama-sama berukuran 7 inci, yakni Kindle Fire buatan Amazon atau Galaxy Tab yang dirilis Samsung.

Karena menginginkan harga yang lebih murah, maka Google melakukan pembaruan dengan penukaran pada bagian otak. Tak seperti Nexus 7 lama yang menggunakan prosesor Tegra 3 dari NVIDIA, versi terbarunya menyandang prosesor Snapdragon dari Qualcomm. Google melansir perubahan ini dengan alasan chip dari Qualcomm lebih bertenaga.

Harga tablet Android ini pun turun menjadiUS$ 199, bila dibandingkan banderol Nexus 7 lama, yakni US$ 249.Pasar tampaknya bakal melirik produk ini karena terbilang lebih kecil bila dibandingkan iPad buatan Apple yang berukuran sekitar 10 inci.Google sendiri akan melepas Nexus 7 generasi kedua ini pada Juli mendatang.

Pada versi ini akan disematkan resolusi layar yang lebih tinggi, dengan desain bezel yang lebih tipis dari kekuatan lama display IPS 7inci dengan unit prosesor grafis GeForce 12-coreresolusi 1280x800dan kepadatan piksel 216 piksel per inci.

Di sisi lain, tablet pertama yang menjalankan sistem operasi Android 4.1 Jelly Bean dengan kapasitas RAM 1GB menyematkanviewing angle sebesar 178 derajat pada kamera 1,2 megapixel di bagian depan.Sayangnya, tak ada kamera belakang untukrobot hijau sebagai tablet PC canggih tersebut.  “Sudah selalu menjadi tujuan program Nexus untuk menyediakan pengalaman terbaik. Kami ingin merancang kenikmatan pengalaman penggunaan Google terbaik,” ujar Direktur Managemen Produk Google, Hugo Barra dikutip dari dailymail.co.uk.

Sementara kapasitas penyimpanan hadir dalam dua opsi16 GB atau 32 GB senilai US$249. Keunggulan lain terletak pada daya tahan baterai berkapasitas 4325mAh yang diklaim memiliki daya tahan baterai 9 jam ketika digunakan untuk memainkan video.

Dengan adanya 600.000 aplikasi Android pada toko konten Google, maka perusahaan itu sebisa mungkin menjual pada Google Play Store. Meski begitu, juga akan dilelang pada toko-toko tertentu seperti Apple Store atau sejenisnya.

Chief Google Android Andy Rubin mengungkapkan, ketika tablet dijual di Google Play Store, masih ada marjin keuntungan yang bisa diambil serta bisa menekan biaya-biaya yang tidak perlu. Sebab, selama ini memang pendapatan Google berasal dari online advertising. “Ini adalah strategi zero margin, 97% pendapatan Google datang dari iklan, sehingga mereka perlu menjual lebih banyak lagi perangkat mobile untuk mendapat lebih banyak konsumen,” ujar analis Fubon Securities, Arthur Liao.

Lebih Kuat

Nexus 7 sejatinya menjadi pesaing terberat iPad buatan Apple. Pada kesempatan lalu, sebuah perusahaan penyedia layanan garansi elektronik, Square Trade mengadakan uji ketahanan terhadap dua produk tablet populer ini.

Ujian pertama soal tahan banting. Dua produk ini dilempar dari ketinggian bahu manusia. Hasilnya? Ternyata iPad mendapatkan cacat berupa goresan dan layarnya juga retak. Sedangkan Nexus 7 hanya tergores sedikit di bagian belakang. Begitu pula saat ujian banting dari ketinggian meja. Nexus 7 lebih unggul dengan jumlah goresan yang lebih sedikit dibandingkan iPad.

Lalu, Square Trade menenggelamkan Nexus 7 dan iPad ke dalam bak mandi yang berisi air saat keduanya sama-sama dalam posisi memutar lagu. Sehabis dicelupkan ke dalam bak selama beberapa saat,Nexus 7 sama sekali tidak mengalami perbedaan fungsi alias normal. Musik pun masih mengalun.

Di sisi lain, kondisi iPad tak jauh beda. Fungsi layar sentuh masih normal. Tapi, suara lagu sudah tidak terdengar lagi. Tentunya ini membuat Nexus 7 punya keunggulan soal daya tahan.

Ekosistem yang Hilang

Analis NPD DisplaySearch Richard Sim memperkirakan tablet ini akan diproduksi sekitar 2 juta unit. Namun Google sedniri masih punya pekerjaan rumah karena tidak memiliki ekosistem yang baik, seperti yang dibangun oleh Apple, khususnya dalam hal konten dan aplikasi yang bisa dibeli di App Store-nya. Kondisi ini akan memberi pengguna pengalaman memakai tablet yang luar biasa.”Itu (ekosistem) adalah bagian yang hilang dari kami,” aku Andy Rubin.

Spesifikasi Nexus 7:

Overview : 2G Network N/A

Dimensi :   198.5 x 120 x 10.5 mm

Berat : 340 g

Display : Type LED-backlit IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors

Size 800 x 1280 pixels, 7.0 inches

Loudspeaker : 3.5mm jack

Video : 720p

MotoGP 2013: Lorenzo Dominan, Rossi-Marquez Jadi Bintang

Meski Lorenzo mampu memenangi pertandingan, namun bintang lapangan jatuh kepada Rossi dan Marquez. Pertandingan alot  junior dan senior ini menyihir pertandingan menjadi seru.

Ranap Simanjuntak

MotoGPKilauan lampu tepi sirkuit Losail, Qatar seakan memberi sorak dukungan buat Jorge Lorenzo. Pembalap Yamaha berkebangsaan Spanyol itu liar berlari bebas pada urutan teratas pada race pembuka musim 2013 di Sirkuit Losail, Qatar, Senin dini hari waktu Indonesia.

Pole position anak muda berumur 25 tahun itu diraih begitu gemilang. Dia sanggup melakukannya dalam 22 putaran pada lintasan sejauh 5, 38 km tanpa tergantikan di bagian terdepan. Si X-Fuera begitu konsisten sebagai leader balapan dengan finisih memakan waktu 42 menit 39,802 detik.

Padahal, mantan juara dunia dua kali kelas 250 cc ini sempat grogi menjelang pertandingan. Tetapi kecemasannya itu mampu diusir setelah dia sudah bisa membuat jarak lebih dari empat detik pada babak pertengahan. “Setengah jam sebelum balapan saya merasa gugup. Saya harus banyak konsentrasi untuk santai di grid karena saya tahu start merupakan hal penting,” akunya.

Sebelumnya, dalam babak kualifikasi, posisi start terdepan memang ditempati Lorenzo karena membukukan catatan waktu tercepat, yakni

1 menit 54,714 detik. Dirinya bersaing ketat dengan Cal Crutchlow dari tim Monster Yamaha Tech 3 yang harus menerima berada di posisi start kedua. ”Sangat luar biasa dapat merebut posisi start terdepan. Crutchlow tampil sangat cepat karena mencatat waktu 1 menit 54,916 detik. Saya yakin melampauinya dan ternyata memang bisa,” jelas Lorenzo.

Posisi start lainnya ditempati pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa pada posisi ketiga. Sementara Andrea Dovizioso menciptakan kejutan dengan merebut posisi start keempat. Dan, start kelima diperoleh Stefan Bradl dari tim LCR Honda MotoGP.

Namun yang paling menarik adalah kejar-kejaran di belakang Lorenzo. Publik seakan tak menghiraukan sang juara karena begitu mendominasi pertandingan. Sebaliknya, kejar-kejaran sangat kental berada pada posisi dua ke belakang.

Kembalinya Valentino Rossi kepada tim Yamaha setelah dua tahun terpuruk bersama Ducati memang membawa nuansa baru. The Doctor memang membawa sihir bertajuk come back. Juara dunia 7 kali MotoGP ini mampu menebus kesalahan saat kualifikasi yang mengakibatkannya start pada posisi ketujuh kemudian bisa menjadi runner up.

Selama adu cepat, tarik-tarikan posisi kedua terjadi antara Rossi, Marc Marquez, dan Pedrosa. Awalnya, Marquez yang start dari posisi keenam mampu mengejar ketinggalan. Di awal pertandingan, pembalap Rookie itu secara mulus masuk pada posisi keempat, kemudian menyalip Crutchlow. Sedangkan Rossi kembali naik ke posisi enam setelah melewati Dovisioso. Pada lap ketujuh, The Doctor berhasil naik ke posisi lima setelah lewati Stefan Bradl yang membuatnya makin dekat dengan Pedrosa. MotoGP 2

Memasuki lap 15, Rossi mulai dekat dengan Crutchlow, jarak keduanya semakin dekat. Awal lap 16 Marquez naik ke posisi dua setelah menang adu cepat dengan Pedrosa di trek lurus. Selanjutnya di awal lap 17, Rossi menekan Crutchlow yang mebuat pembalap asal Inggris ini melakukan kesalahan sehingga posisinya digantikan Rossi.

Episode berikut ialah Rossi yang membesut YZR-M1 mengintai Pedrosa. Tanpa kesulitan, pembalap asal Italia ini menekuk Pedrosa. Kini, dia makin dekat dengan Marquez di posisi kedua dan berhasil menyalip.  Marquez sempat melawan di lap 20 karena berhasil kembali pada posisi dua, namun tak lama. Di tengah Rossi dengan beringas membalapnya. Pengalaman Rossi yang mumpuni makin menguatkannya pada tikungan-tikungan tajam.

Kejutan Rookie

Sejatinya, Rossi dan Marquez yang menjadi bintang malam itu. Meski Lorenzo yang menjadi juara, pertarungan sengit junior dan senior ini membawa decak kagum para penonton. Marquez yang mengidolakan The Doctor mampu berada naik podium karena di urutan ketiga menjadi prestasi berharga. Sebab, ini debut Marquez di MotoGP sudah membuktikannya sebagai the rising star.

MotoGP 3Pembalap muda Sapnyol berusia 20 tahun itu menyandang status rookie MotoGP. Sejak uji coba pra-musim, juara bertahan Moto2 ini sangat cepat beradaptasi. Bersama Repsol Honda, Marquez pada dua sesi latihan terakhir selalu menjadi yang terdepan.

Marquez sendiri digadangkan bakal menjadi pengganti The Doctor yang menjadi legenda MotoGP. Masuk akal tentunya, sebab The Little Spaniar—julukan Marquez—sejak belia mampu berpretasi. Dia memperoleh podium pertamanya tanggal 22 Juni 2008 di GP Inggris 2008 pada usia 15 tahun 127 hari. Setahun kemudian, dirinya dinobatkan sebagai pembalap muda Spanyol dengan posisi pole di Grand Prix Prancis dalam usia 16 tahun 89 hari.

Rossi sendiri mengakui kehebatan Marquez. “Hingga pada akhirnya ini menjadi pertarungan yang hebat dengan semuanya, khususnya Marc (Marquez), sampai lap terakhir. Saya mungkin sedikit lebih cepat (dari Marquez), tapi kami berlomba dengan jarak yang sangat dekat,” pungkasnya.

Hasil Pertandingan:

1. Jorge Lorenzo (Spanyol/Yamaha) 42 menit 39,802 detik.

2. Valentino Rossi (Italia/Yamaha) selisih 5,990 detik.

3. Marc Marquez (Spanyol/Honda) selisih 6,201 detik.

4. Dani Pedrosa (Spanyol/Honda) selisih 9,473 detik.

5. Cal Crutchlow (Inggris Raya/Yamaha) selisih 18,764 detik.

6. Alvaro Bautista (Spanyol/Honda) selisih 22,148 detik.

7. Andrea Dovizioso (Italia/Ducati) selisih 24,355 detik.

8. Nicky Hayden (AS/Ducati) selisih 24,920 detik.

9. Andrea Iannone (Italia/Ducati) selisih 37,124 detik.

10. Ben Spies (AS/Ducati) selisih 44,908 detik.

11. Aleix Espargaro (Spanyol/Aprilia) selisih 49,809 detik

Wawancara dan Profil Ilham Akbar Habibie

“Pesaing Pesawat Baling-Baling itu Sedikit” ilham habibie

Pesawat Regio Prop menjadi nama idaman baru pesawat buatan domestik. Adalah Ilham Habibie yang harus pontang-panting meneruskan impian ayahnya dalam memajukan industri penerbangan tanah air. Dia harus meyakinkan berbagai pihak bahwa pesawat itu akan bisa bersaing dengan pesatnya teknologi dewasa ini.

Namun, bos grup usaha Ilthabi Rekatama ini menolak kalau pesawat tersebut sebagai proyek lanjutan dari N-250 yang digagalkan oleh IMF pada 1998 lalu. Menurutnya, meski ada beberapa kesamaan, secara detail dan teknologi yang digunakan kedua jenis pesawat itu berbeda.

Karenanya, Ilham sedang sibuk bukan kepayang. “Iya hampir saja kerjaan saya di perusahan terbengkalai karena mengurusi pembuatan pesawat ini,” katanya kepada Ranap Simanjuntak saat di temui di kantornya, Senin (9/4/2013). Berikut nukilan wawancaranya:

Bisa diceritakan soal proyek kelanjutan pembuatan pesawat N-250?

Ini bukan melanjutkan. Tapi membuat baru karena tidak memakai bahan yang lama. Yang dilanjutkan itu semangatnya, bukan proyeknya. Jadi, ini bukan yang dulu dikembangkan, pernah berhenti kemudian dlanjutkan. Sama sekali berbeda!ilham habibie 2

Awalnya bagaimana?

Itu berawal dari keinginan membuat pesawat Indonesia yang dikembangkan sendiri. Jadi, pesawat yang sedang kita kembangkan adalah mengacu pengalaman bersama yang pernah dimiliki bersama melalui IPTN (Industri Pesawat Terbang Nusantara) yang sekarang bernama PT Dirgantara Indonesia (DI). Pesawat itu dikenal dengan sebutan N-250.

Sementara pesawat yang sedang dikembangkan saat ini adalah R-80 yang dari segi bentuk dan teknologi memang ada kemiripan. Tapi, terus terang lebih banyak ketidakmiripannya. Sebagai contoh, pesawat N-250 penumpangnya 68 orang, tapi kalau yang dikembangkan ini 80 penumpang. N-250 dulu menggunakan teknologi elektronik tahun 1998, dengan jedah waktu 15 tahun maka teknologinya tentu berbeda pula.

Dalam teknologi elektronik ini memang ada hubungan. Sekilas memang terlihat serupa tapi beda. Sama kalau melihat Airbus 320 dengan 737 terlihat sama. Tapi kalau melihat detailnya pasti berbeda.

Mengacu pada pengalaman sebagai keuntungan bersama. Sebab, tanpa pengalaman itulah yang menjadi satu keuntungan bersama karena kalau tidak ada pengalaman itu orang yang bisa mendesain pesawat seperti ini tidak ada di Indonesia. Kalau didatangkan dari luar maka biayanya bisa mahal sekali. Itulah kurang lebih posisi kami.

Jadi sekali lagi, ini pesawat tahun 2013, di mana pesawat N-250 itu secara politis dipaksakan berhenti melalui penandatanganan MoU dengan IMF. Memang sebagian besar yang bekerja di tim kami adalah punya pengalaman dengan N-250.

Teknologi apa yang baru?

Pesawat itu kan ada badan, sayap, engine, kokpit, kaki atau dinamakan landing gear, kemudian sistem yang menyambungkan pilot untuk bergerak. Nah R-80 ini lebih besar karena 80 penumpang. Artinya, maka lebih besar dan lebih berat maka sayapnya pun harus lebih besar juga karena sayap untuk membuat gaya angkat.

Nah untuk mengangkat itu perlu engine maka engine ini harus lebih kuat. 15 tahun perkebangan teknologi engine itu sudah banyak berubah. Jadi, badannya lebih panjang, sayapnya lebih gede, dan engine lebih kuat serta bukan engine yang dulu. Kemudian pula landing gear juga harus lebih kuat dan besar. Itu semua sudah beda.

Kemudian kokpit. Kalau tahun 98 dulu seingat saya untuk N-250 itu kayak televisi jaman dulu yang masih ukuran besar. Sekarang kan tidak lagi, sudah pakai flat skin semua. Lalu, sudah pakai computer chip untuk sistem pengendali.

Tapi teknologi yang benar-benar baru itu avionik dan fly control system.

Apa keunggulan pesawat ini? ilham habibie 3

Dulu, pada 1998 dengan saat ini harga minyak jauh lebih mahal. Nah keperluan airlines sekarang itu mempunyai pesawat terbang yang irit bahan bakar. Kalau dilihat airlines, khususnya untuk jarak pendek itu operating cost itu 50% adalah bahan bakar.

Nah pesawat ini diperuntukkan jarak pendek, yaitu di bawah penerbangan jarak di bawah 500 km. Sebab, dengan jarak penerbangan pendek itu kalau terbang dengan jet akan boros sekali. Apalagi, jet itu besar sehingga tak bisa landing di airport pada landasan yang pendek.

Akan melakukan kerja sama atau berpartner dengan siapa untuk pembuatannya?

Kita tidak tergantung akan itu. Tentu lebih baik kalau kita punya partner untuk memasarkan di luar. Sejauh ini kita sudah berbicara dengan beberapa pihak. Tapi, saya belum berani mengatakan pihaknya siapa saja. Kalau belum yakin maka saya mending tidak ngomong dulu.

Seandainya tidak ada partner saya kira dari segi kemampuan kita bisa. Tapi dari segi marketing mungkin memang akan lebih menekankan buat kita sendiri. Ya paling tidak untuk negara-negara sekitar Indonesia di ASEAN karena situasi dan kondisinya kurang lebih sama.

Terus terang tanggapan di masyarakat semuanya positif. Belum pernah saya ketemu orang yang tidak suka dengan ide membuat pesawat ini. Apalagi, untuk pesaing pasarnya yang baling-baling ini tidak banyak. Saat ini yang serius mengemas pesawat baling-baling paling hanya dua, yaitu dari Perancis-Italia dan Kanada.

Dan, yang benar-benar bersaing dengan kita karena spesifikasinya mirip itu ATF. Itu juga jenisnya mereka ada banyak.

Soal pemodalan?

Kita saat ini hanya membutuhkan modal sedikit yaitu sekitar US$ 4 juta yang digunakan untuk mendesain sampai akhir tahun ini. Dananya berasal kita mandiri secara bersama.

Tapi apakah tidak melakukan kerja sama pembiayaan lewat perbankan atau perusahaan lainnya?

Kalau ditanyakan soal itu bisa kepada Bapak Erry Firmansyah, mantan direktur utama PT Bursa Efek Indonesia. Dia yang lebih tahu soal skema mencari dana. Apakah nanti membuat perusahaan go public atau bagaimana bisa ditanyakan ke beliau.

ilham habibie 4Bagaimana dengan dukungan ayah Anda, B.J Habibie?

Ya ayah saya sangat mendukung. Beliau juga salah seorang tokoh teknologi yang membuat pesawat sekaligus sehingga membuat saya seperti ini. Dari beliaulah kemudian membuat beberapa langkah yang akhirnya mendapat dana dari Islamic Bank.

Dukungan dari PT DI sendiri seperti apa?

Ya sejauh ini baik. PT DI pernah mengatakan menyambut baik niat ini dan akan bergabung. Kita masih menjadi negara yang paling unggul untuk membuat pesawat dibandingkan negara-negara ASEAN.

Misalnya Kalau Malaysia itu hanya bisa membuat bagian-bagian pesawat atau sub kontraktor, sedangkan Indonesia bisa membuat pesawat utuh dan kita punya pabrik pembuatan pesawat  di bawah PT DI. Contohnya ada banyak yaitu CN235, 2212, atau N-250. CN235 itu dalam bentuk Joint venture, 2212 itu pesawat untuk lisensi dan N-250. Apalagi, kita punya market khususnya dalam negeri, kemampuan kita lengkap.

Jadi kalau kita buat perusahaan ini bukan bersaing dengan PT DI, melainkan melakukan kerja sama. PT DI punya infrastruktur seperti hangar atau lainnya. Bentuk kerja sama mungkin PT DI tidak dalam bentuk dana tapi bisa digunakan dalam bentuk lainnya.

Saat ini sudah berapa persen pengerjaannya?

Ya masih baru. Paling kalau bisa saya katakan sekitar 10%. Tahap pertama pembuatan desain. Tapi ini sangat krusial karena kalau salah nanti akan repot semua.

Jadi finalnya kapan?

Ya targetnya pada 2018 atau makan waktu lima tahun. Kalau untuk pembuatan prototype itu mungkin pada tahun keempat atau tahun 2017.

Profil Ilham Habibie, Ilmuan yang Doyan Ikut Organisasi

ilham habibie 5Lelaki bernama lengkap Ilham Akbar Habibie yang lahir 16 Mei, 49 tahun silam di Aachen, Jerman ini merupakan putra sulung mantan Presiden RI BJ Habibie. Sekilas wajahnya mirip dengan ayah, hanya sedikit lebih tinggi.

Namun, Ilham merupakan sosok yang tak manja. Dia sedari kecil sudah mengerti arti pentingnya ilmu pengetahuan, sehingga selalu menempatkan kegiatan membaca. Karenanya maklum dia meraih beberapa gelar bergengsi seperi gelar Ph.D dengan summa cum laude dari Technical University of Munich, Jerman. Atau menyandang MBA dari Universitas Chicago, Singapore Campus.

Ayah tiga anak ini  pernah menjabat jabatan strategis di PT DI mulai dari Asisten Presiden Director untuk proyek N2130 Regional Jet Program hingga menjabat Direktur Marketing. Sayangnya akibat, krisis moneter 1998, atas desakan IMF proyek pesawat N-250 harus dihentikan. Padahal, kala itu, Ilham lagi fokus melakukan riset untuk menambah jumlah portofolio pesawat terbang buatan anak bangsa.

Penyuka olah raga renang dan golf ini pun mengurusi perusahaan keluarga di bawah naungan Grup Ilthabi Rekatama sejak 2002. Dengan tangan dinginnya, perusahaan ini menggurita. Setidaknya, empat bidang bisnis seperti teknologi informasi, industri manufaktur, industri sumber daya alam, dan finansial jasa keuangan berhasil dia kembangkan. “Indonesia memiliki modal dasar penting, yakni kekayaan sumber daya alam,” ungkap salah seorang direktur di The Habibie Center ini.

Selain itu, dirinya aktif juga dalam organisasi baik masalah penddidikan sampai olahraga. Ilham tergabung dalam Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia se-Indonesia (ICMI) dan pernah menjabat Kepala Presidium. Dia juga pengurus Perhimpunan Alumni Jerman, Masyarakat Energi Terbarukan Indonesi (METI), Persatuan Insinyur Indonesia, The Habibie Foundation, KADIN, Yayasan Pembangunan Teknologi Indonesia dari Institut Teknologi Indonesia, Komite Inovasi Nasional, Wakil Bendahara Persatuan Bola Voli seluruh Indonesia.

Di sisi lain, Ilham juga menyabet beberapa gelar bergengsi. Pada 1997 dia mendapat penghargaan Satyalancana Wira Karya dan Adikarsa Pemuda. Kemudian, pada 2009 AFEO Honorary Fellow  dari Federasi Organisasi Mesin ASEAN.

Lewat pembentukan PT Regio Aviasi Industri (RAI) bersama Erry Firmansyah, dirinya berhasrat menghidupkan kembali teknologi pesawat terbang Indonesia. Caranya, dengan membuat pesawat Regio Prop. “Perusahaan swasta ini dibuat karena melihat kemampuan pemerintah dalama pembuatan pesawat terbatas. Daripada merongrong pemerintah terus, lebih baik jalan sendiri,” ungkap salah satu politisi PArtai Golkar ini.

Pemadaman Bergilir, PLN Merasa Lebih Baik dari Tahun Lalu

aaaaaaSecara teori,memang bila dibanding 2012, kinerja PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) tentu akan lebih baik pada tahun ini. Harap maklum, di tahun ini PLN bakal menikmati penjualan setrum yang lebih mahal.

Sejatinya, kinerja PLN sudah gemerlap di 2012. Pedagang setrum ini mencatatkan penjualan Rp126,9 triliun sepanjang tahun lalu dengan total pemakaian listrik 172.178 gigawatt hour (GWh), dan total pelanggan mencapai 49,51 juta.

Angka penjualan 2012 itu tumbuh 11,3% dibanding 2011 yang sebesar Rp114,06 triliun. Pendapatan sebesar itu, kontribusi terbesar disumbangkan golongan rumah tangga dengan penjualan mencapai Rp45,81 triliun di 2012, tumbuh 12,2% dari penjualan golongan rumah tangga di 2011 yang mencapai Rp40,82 triliun.

Sementara itu, golongan industri menyumbang penjualan Rp42,92 triliun di 2012, tumbuh 11,2% dari penjualan listrik untuk golongan yang sama di 2011 yang sebesar Rp38,59 triliun. Kemudian, penjualan kepada pelanggan golongan bisnis mencapai Rp26,93 triliun, meningkat 7,6% dari penjualan di golongan yang sama di 2011, sebesar Rp25,01 triliun.

Tentang jumlah pelanggan, pada 2012 pelanggan PLN mencapai 49,51 juta. Jumlah pelanggan tumbuh 8,5% dibandingkan dengan total pelanggan PLN pada 2011, yaitu sebanyak 45,63 juta pelanggan. Golongan rumah tangga masih menjadi pelanggan terbesar PLN pada 2012 dengan 45,88 juta pelanggan, tumbuh 8,3% dibandingkan jumlah pelanggan rumah tangga PLN pada 2011 yang sebesar 42,34 juta. Sementara itu, pelanggan PLN golongan bisnis pada 2012 mencapai 2,09 juta pelanggan, naik 6,1% dari jumlah pelanggan golongan yang sama di 2011 dengan 1,97 juta pelanggan.

Pemadaman Bergilir

PLN 5PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) merencanakan tidak ada pemadaman bergilir lagi di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, terkait pekerjaan perbaikan menara saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET), mulai Selasa (2/4/2013).

Hal ini karena sejak Senin sore sistem interkoneksi Jawa-Bali, khususnya di Jawa bagian barat, mendapat tambahan pasokan listrik 250 megawatt dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Labuan, Banten, yang dipercepat pekerjaan pemeliharaannya.

Menurut Manager Senior Komunikasi Korporat PT PLN Bambang Dwiyanto, Selasa (2/4/2013), pihaknya juga optimis pemadaman tidak terjadi lagi, karena melihat besarnya partisipasi pelanggan industri, bisnis, dan umum pada Selasa ini yang dengan sukarela mengurangi pemakaian listriknya. PLN 4

Bambang menjelaskan, Selasa ini, beban listrik di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten turun dibandingkan rencana awal. Semula diprediksi beban di ketiga provinsi itu pada siang hari 13.500 mw. Namun realisasinya, hanya sekitar 13.000 mw atau terdapat penurunan sekitar 500 mw yang menunjukkan peran serta aktif pelanggan dalam penghematan pemakaian listrik.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya atas partisipasi pelanggan dan berharap selama pekerjaan perbaikan menara SUTET hingga Jumat (5/4/2013) tetap mengurangi pemakaian listriknya,” kata dia menegaskan.

Sebagaimana diberitakan, terkait pekerjaan perbaikan menara SUTET di Sumedang  yang telah dimulai sejak Kamis (28/3/2013) jam 22.00 WIB, semula PLN merencanakan melakukan pemadaman bergilir pada hari kerja Senin – Jumat tanggal 1 – 5 April 2013. Pengerjaan perbaikan menara SUTET di Sumedang mencapai kemajuan menggembirakan dan ditargetkan pada 5 Maret 2013 akan selesai sesuai rencana awal.

Perajin Rajut Binong Jati Rugi Rp 100 Juta per Jam

Salah satu yang terkena imbas akibat pemadaman tersebut adalah perajin sentra rajut di Binong Jati. Dari 250 perajin yang ada, total kerugian mencapai Rp 100 juta per jam. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Paguyuban Rajut Muda Bandung, Cepi Andriana, kepada wartawan, usai acara silaturahmi dengan bakal calon wali kota Bandung, Ridwan Kamil, di kawasan sentra rajut Binong Jati, Selasa (2/4/2013).

Menurut Cepi, pemadaman terjadi selama 3 hari, sejak Sabtu (30/3/2013) hingga Senin (1/4/2013). Hari Sabtu pemadaman terjadi di malam hari selama 2 jam, Minggu 3 kali pemadaman, sedangkan Senin pemadaman hingga memakan waktu 5jam. “Tiga hari itu tentu saja berpengaruh. Meskipun proses rajut manual, tapi finishing tetap pakai mesin dan butuh pencahayan. Satu jam pemadaman saja kerugian mencapai 100 juta,” terang Cepi. 030112_RHN-BISNIS 03 IMBAS TDL KE SENTRA RAJUT

Menurut Cepi, pihaknaya banyak menerima komplain dari para perajin. Namun tidak bisa berbuat apa-apa karema memang sudah dijadwalkan pemadaman bergilir. “Jangankan sampai 1 jam, 10 menit saja banyak yang komplain. Tapi ya mau bagaimana, kami tidak bisa berbuat apa-apa,” tandasnya.

Jadwal Pemadaman Bergilir

Ini dia jadwalnya PLN yang akan melakukan pemadaman bergilir pada 4 April 2013.

Kamis, 4 April 2013

Tahap I pukul 9.00 – 12.00 WIB

1. Setia Budi: Jl. HR Rasuna Said, Kuningan, Jl. Sudirman, Jl. Karet Belakang, Casablanca, Jl. Dr. Satrio, Tebet, Pancoran, Jl. Gatot Subroto dsk

2. Pulo Mas: Jl. Matraman Raya, Kayu Manis, Tegalan, Rawamangun, Cipinang, Utan Kayu, Manggarai, Jatinegara Kaum, Cempaka Putih, Jl. Raya Pulogadung dsk

3. Serpong: Puspitek Serpong, Jl. Rawa Buntu, Kp. Dandang, Jl. Raya Serpong, Jl. Raya Suradita, Kawasan Industri Techno Park Serpong dsk.

4. Maximangando: Ds. Gembong Pasir Jaya, Kp. Ganda Sari, Kp. Cerewet, Ds. Dumpit Jatake, Jl. Panunggangan, Kp. Komp Lippo Karawaci, Jl. Raya Serang dsk

5. Pegangsaan: PT IGI Jl. Raya Bekasi Pulogadung, PT Wahana Garuda Lestari Pulo Gadung, Jl. Raya Bekasi, Tipar Cakung, Jl. Pegangsaan Raya dsk

Tahap II pukul 12.00 – 15.00 WIB

1. Miniatur: Pondok Gede, Jagakarsa, Ciracas, Cipayung, Cijantung, Jl. Raya Bogor, Centex, Tanah Merdeka, Kramatjati, Bambu Apus, Susukan, Trikora Halim dsk

2. Gambir Baru: Jl. A.Yani, Jl. Perintis Kemerdekaan, Pulomas Barat, Jl. Percetakan Negara,  Jl. Cempaka Putih, Rawasari, Kelapa Gading, Jl. Sunter dsk

3. Duren Tiga: Jl. Raya Pasar Minggu, Warung Buncit, Pejaten, Kali Bata Timur, Komp. Kalibata Indah, Gang Arab, Cililitan, Cawang 3, Ragunan, Jati Padang dsk

4. Gandul: Pondok Cabe, Cireundeu, Lebak Bulus, Rempoa, Pasar Jum’at, Ciputat, Pondok Labu, Fatmawati, Cilandak, TB. Simatupang, Pamulang, Cinere dsk

5. PT Pangeran Karang: PT. Pangeran Karang Jl. Raya Bekasi

Tahap III pukul 15.00 – 18.00 WIB

1. Grogol: Jl. Makaliwe, Tanjung Duren, Slipi, Kyai Tapa, Tomang, Daan Mogot, Latumenten, Pesing, Jl. Kali Angke, Jl. Kapuk Raya dsk

2. Petukangan: Jl. Panjang, Ulujami, Pondok Betung, Bintaro, Ciputat, Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Pondok Indah, Radio Dalam, Kebayoran Baru, Ciledug, Jombang, Pondok Ranji, Kreo, Karang Tengah, Pondok Aren, Pesanggrahan, Joglo, Petukangan dsk

3.Cikupa: PT. Dong Joe Ind, Kp.Sindang Sari, Ds.Suka Mantri Pasar, Jl. Raya Serang, Ds. Bojong Cikupa, Ds Pasir Nangka, Tiga

4. Ciledug: Mall & Carrefour CBD Ciledug, Ruko CBD Ciledug, Jl. Ciledug Raya dsk

5. Pulo Gadung: Kawasan Industri Pulogadung, KBN, Pulo Lentut, Rawa Gelam, Tipar, Jl. Raya Penggilingan, Raya Cacing, Jl. Raya Bekasi dsk

Tahap IV pukul 18.00 – 21.00 WIB

1. Gandaria: Jl. Raya Bogor, Palsigunung, Cimanggis, Kelapa Dua Menpor, Kampung Rumput, Cisalak, Cijantung, Bulak Ringin Cibubur dsk

2. Jatirangon: Pondok Gede, Lubang Buaya, Pinang Ranti, Jati Asih , Kp Sawah, Perum Bumi Asih, Kranggan, Perum Villa Nusa Indah dsk

3. New Tangerang: Perum Total Persada, Kp. Doyong, Ds Gembor, Kota Bumi, Sitanala, Rajeg, Bayur, Selapajang, Sepatan, Jl. Raya Mauk dsk

4. Plumpang: Jl. RE Martadinata, Raya Cilincing, Sunter Agung, Sunter Podomoro, Jl. Yos Sudarso, Tupar Raya, Warakas, Jl Enggano, Tanjung Priok dsk

5. Kemang: Jl. Ampera Raya, Pondok Indah, Pejaten Raya, TB. Simatupang, Tanjung Barat, Poltangan, Pasar Minggu, Cipete Raya, Fatmawati, Cilandak dsk

6. Pondok Indah: PT Makro Ciputat, Komp. UI Ciputat, Kertamukti, Komp IAIN, Jl. Niaga Hijau 3, Kencana Indah 1,4, Pd. Indah, Kebayoran Lama, Simprug dan sekitarnya.

Profil Nur Pamudji, Direktur Utama PLN

PLN“Indikatornya, Konsumsi Listrik Kian Meningkat”

Pada 2013, PLN memprediksi kebutuhan listrik akan tumbuh sekitar 8,6% seiring dengan tumbuhnya perekonomian Tanah Air. Karena itu, PLN pun menargetkan akan ada penambahan 3,2 juta pelanggan baru pada 2013.

Pemerintah sendiri berencana membangun jaringan distribusi sepanjang 9.256,7 km melalui program listrik pedesaan. Selain itu, akan ada pembangunan gardu distribusi dengan total kapasitas 217,5 MVA, serta penyediaan listrik murah dan hemat sebanyak 95.227 RTS.

Direktur Utama PLN, Nur Pamudji, menganggap kenaikan konsumsi listrik ini sebagai indikator pertumbuhan ekonomi. “Seiring dengan kenaikan konsumsi listrik, saya menyimpulkan ekonomi masyarakat meningkat sangat baik,” ujar Nur Pamudji saat wawancara khusus dengan Wahyu Arifin dan Oki Akbar dari SINDO Weekly. Berikut petikan wawancara selengkapnya:

Bagaimana pandangan Anda tentang prospek ekonomi kita?

Saya setuju dengan studi dari Lembaga Riset Internasional, McKensey Global Institute yang menyimpulkan Indonesia akan menjadi negara kekuatan nomor tujuh di dunia pada 2030. Saya punya pandangan yang sangat optimis soal itu.

Kenapa?

PLN punya data sangat riil dan akurat terkait konsumsi pemakaian listrik. Konsumsi listrik itu menjadi salah satu indikator pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan PLN adalah 10%. Ini adalah tertinggi setelah krisis. Tahun ini targetnya sama. Tahun lalu jumlah pelanggan baru PLN 3,9 juta. Jumlah ini merupakan campuran dari pelanggan industri sampai rumah tangga. Angka-angka tersebut mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi masyarakat kita mulai tinggi. Bisnis naik 11% dan industri naik 8% tiap tahunnya.

PLN punya data akurat soal pemakaian, pemasukan, dan pelanggan baru. Seiring dengan kenaikan konsumsi listrik, saya menyimpulkan ekonomi masyarakat meningkat sangat baik. PLN 2

Namun, sejumlah kalangan menilai peran pemerintah amat minim atas pertumbuhan itu. Pendapat Anda?

Saya tidak sependapat dengan pandangan orang soal peran pemerintah yang harus dominan. Dalam negara yang ekonominya sedang tumbuh, peran masyarakat, termasuk swasta, justru tinggi. Sementara, peran pemerintah semakin mengecil.

Kemajuan ekonomi berpengaruh pada persepsi kita. Apabila kita memandang masa depan dengan positif, niscaya ekonomi kita pun mengarah pada hal yang positif, artinya maju. Tapi, berlaku juga hal yang sebaliknya. Jadi, apabila kita ingin negara kita memiliki ekonomi maju dan berkembang, masyarakatnya harus ditanamkan pola pikir yang positif. Melalui pola pikir yang positif, daya pikir kita semakin kreatif dan maju. Ketika ekonomi tumbuh, otomatis kebutuhan akan listrik juga bertambah, dan PLN akan semakin berkembang usahanya.

Jadi, karakter bangsa kita sudah kuat?

Masyarakat kita bukan masyarakat yang manja. Karakternya sangat kuat untuk bertahan hidup dan berkeinginan maju. Hanya perlu masukan-masukan positif saja sehingga nilai-nilai positif untuk maju dan tidak bergantung itu semakin meluas. Saat pemerintah mengalami krisis moneter saja, masyarakat kita tetap mampu bertahan dan maju dengan segala keterbatasannya.

Lalu, seperti apa pemimpin yang diinginkan masyarakat?

Masyarakat memilih figur yang jujur, sederhana, dan simpel. Jadi, siapapun yang dapat membuktikan kalau dirinya jujur, prorakyat, dan bersahaja pasti akan melesat dan dipilih rakyat. Kondisi sosial politik kita saat ini ya seperti itu. Paling tidak, sudah sangat membaik.

Tentang PLN, apa target tahun ini?

Sebenarnya kami mengalir saja, tidak ada target terlalu tinggi. Tahun lalu saja, target pemerintah hanya akan ada tambahan pelanggan 2,5 juta. Tapi, justru terlampaui. Tahun ini kira-kira akan ada tambahan 3 juta pelanggan baru. Begitu juga pertumbuhannya, masih 10%. Tujuan utama kami adalah melayani masyarakat yang memang belum mendapat sambungan listrik karena listrik ini hak dasar warga negara kita. Kami ingin PLN dekat dan mempermudah masyarakat, baik soal pelayanan maupun permintaannya.

Pengusaha mengeluh dengan kenaikan tarif tenaga listrik.

Lo, setelah bertemu dengan kalangan pengusaha dan kami jelaskan alasan kenaikan listrik, mereka memahaminya. Kenaikan ini terkait dengan pertumbuhan konsumsi listrik yang otomatis membuat subsidi listrik juga naik. Harga jual listrik itu Rp700/kwh, harusnya Rp1200/kwh. Itu menjadi Rp700/kwh karena ada subsidi Rp500. Subsidi juga harus diminimalkan dengan kenaikan TDL agar APBN kita tidak jebol. Jika subsidi dipotong sedikit, itu pengaruhnya sangat besar bagi pemasukan negara. Pemasukan itu kan bisa kita buat untuk membangun jalan raya, bandara, dan infrastruktur lainnya.

PLN 3Lalu, apakah ke depannya subsidi untuk listrik akan dicabut?

Saya tidak berani mengatakan itu. Soal itu, pemerintah yang menentukan. Karena yang menetapkan TDL kan pemerintah. Soal apakah subsidi, misal yang besarnya mencapai triliunan rupiah itu wajar atau tidak, bisa kita kaji bersama. Angka segitu luar biasa besar dan bukan main-main jika dialokasikan untuk pembangunan yang lain, paling tidak infrastruktur.

Kalimantan adalah penghasil batu bara, ironisnya, seringkali kekurangan pasokan listrik. Kenapa itu bisa terjadi?

Oh iya, itu kan masalah yang terjadi terus-menerus di 2012 lalu. Sebenarnya, kita tengah membangun PLTU 10.000 MW. Itu PT Wika yang bangun. Tapi sudah setahun dites kok enggak selesai-selesai. Ternyata turbinnya bermasalah. Pada saat teknisi PLN memeriksa, pada saat produksi, turbinnya digenjot sampai ambles sehingga putarannya terhambat. Tapi itu sudah diselesaikan oleh PLN, sekarang sudah tidak ada masalah lagi.

Bagaimana dengan wilayah Indonesia Timur?

Sulawesi itu berlimpah ruah listriknya. Bahkan, di Sulsel surplus 40%. Pembangunan smelter-smelter sedang kami genjot. Nantinya, akan kita teruskan hingga ke wilayah Timur. Pembangunan yang tengah dilakukan PLN ini selaras dengan proyek MP3EI yang memang memerlukan pasokan listrik. Tentu wilayah Indonesia Timur jadi prioritas juga.

Bagaimana dengan PLTN, tenaga surya, dan geotermal. Apakah sudah masuk dalam rencana kerja PLN ke depannya?

Hemmm … untuk nuklir, itu sangat penting. Tapi, masyarakat kita masih belum bisa menerimanya. Dalam hal ini, pemerintah dan media harus mengomunikasikan soal nuklir ini dengan komunikasi yang baik kepada masyarakat. Teknologi PLTN yang dibangun era ini, sebenarnya sudah sangat canggih, bahkan bisa menghindari ledakan seperti di Fukushima atau Chernobyl yang sudah sangat lama sekali teknologinya.

Termasuk juga soal tenaga surya. Kita selama ini mengira tenaga surya hanya mengambil dari matahari: gratis dan murah. Padahal, teknologi untuk mengonversikan itu sangat canggih dan berbiaya mahal.

Sampai kini masih saja banyak keluhan pelanggan, misalnya tentang tagihan yang melonjak.

Ini kan terkait pola pikir dan perilaku konsumen yang hanya memakai, tapi tidak peduli dengan aliran listriknya. Terkadang meterannya itu tidak terdeteksi oleh petugas, semisal saat rumah kosong sehingga meterannya tidak bisa dicatat. Nah, lonjakan tersebut terkadang terjadi di saat itu. Sehingga, tagihannya disamakan dengan bulan-bulan yang lalu. Namun, saat ini kan memakai voucher. Jika dulu beli voucher harus dimasukkan nomornya di meteran listrik, bulan Maret ini sedang uji coba saat kita beli pulsa di ATM, secara otomatis langsung masuk pulsanya. Itu teknologinya sedang dikembangkan. Jadi seperti isi pulsa ponsel.

Soal penyerapan anggaran yang rendah, mengapa bisa terjadi pada PLN?

Tidak semuanya seperti itu. Soal anggaran ini, tahun lalu realisasi investasinya Rp50 triliun, lebih tinggi dibanding 2011 yang mencapai Rp47 triliun dan Rp45 triliun di 2010. Jadi, sebenarnya naik terus. Pada 2013, rencananya mudah-mudahan mencapai Rp65 triliun, paling tidak bisa Rp55 triliun.

Untuk APBN, PLN itu dibagi dua. Ada listrik pedesaan yang anggarannya Rp3 triliun dan listrik transmisi yang memiliki anggaran Rp6 triliun. Pedesaan itu realisasinya 90%. Soal transmisi saya akui memang cukup rendah.

aaaBiodata Nur Pamudji

Tanggal Lahir  : 1 Januari 1970

Pekerjaan         : CEO PLN (Persero)

Pendidikan      :

1985-S1 Teknik Elektro ITB

1995-Pasca-Sarjana Fakultas Teknik University of New South Wales, Australia

2003-Master of Public Management dari National University of Singapore

Karier :

1 November 2011: Dirut PLN

Desember 2009 : Direktur Energi Primer

April 2008 : General Manager PLN P3B Jawa-Bali

2005–2008 : Manager Sistem Operasi Pembangkit Jawa-Bali

2001–2001 : Manager Transmisi untuk Area Sulawesi Selatan

2004–2005 : Ketua Tim pengembangan Sistem Kompetensi SDM PLN

1985–2001 : Insinyur Sistem Operasi Pembangkit

Profil Emirsyah Satar, Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk.

GA“Pemimpin Harus Punya Strategi, Rasa Antusias, dan Keberanian”

Garuda kian ringan saja mengepakkan sayapnya. Kini, sang Garuda adalah maskapai penerbangan bintang empat. Pencapaian itu membuat Garuda mampu menggeser posisi maskapai jiran, seperti Malaysian Airliners dan Thai Airways. Sebagai penerbangan bintang empat, Garuda kini sudah sejajar dengan 32 perusahaan penerbangan dunia macam Air France (Perancis), JAL (Jepang), Dragonair (Hongkong), Qantas (Australia), dan Korean Air (Korea Selatan). Pada 2015 sang flag carrier punya target bisa menjadi maskapai yang berpredikat bintang lima.

Segala prestasi yang ditorehkan Garuda tentu saja tak lepas dari kerja keras sang “pilot” maskapai ini. Emirsyah Satar adalah orangnya. Sejak diangkat menjadi direktur utama, Emir terus membenahi manajemen Garuda. Urang awak kelahiran Jakarta, 1959, ini punya kunci sakti dalam menata perusahaan, yaitu disiplin terhadap rencana yang sudah digariskan. Kesuksesan Emir “menerbangkan” Garuda membuat dia terpilih dua periode menjadi dirut. Kepada I. Husni Isnaini dari SINDO Weekly, beberapa waktu lalu, Emirsyah Satar menguraikan pemikirannya seputar bisnis penerbangan nasional dan kondisi bangsa saat ini. Berikut petikannya:

Bisa dijelaskan dampak pertumbuhan ekonomi terhadap bisnis penerbangan?

Perkembangan jumlah penumpang kurang lebih satu setengah hingga dua kali dari pertumbuhan ekonomi. Jadi yang terjadi, pertama, kalau ekonomi tumbuh, tentunya penumpang juga akan tumbuh. Kedua, Indonesia menerapkan asas desentralisasi dalam hal alokasi anggaran sehingga yang terjadi setiap provinsi berlomba-lomba untuk meningkatkan pendapatan. Itu bagus karena akan meningkatkan daya beli, kesempatan bisnis juga meningkat. Dengan sendirinya juga berdampak pada maskapai. Jadi, menurut saya dua hal itu yang memengaruhi.

Kalau soal regulasi pemerintah sendiri bagaimana?

Pemerintah mendukung industri ini. INACA juga sudah melakukan berbagai dialog dengan pemerintah dalam memberikan input kepada dunia penerbangan. Contohnya dalam hal perpajakan. Kami berharap regulator dalam membuat kebijakan perpajakan dan aturan bisa membuat penerbangan jadi kompetitif dengan maskapai-maskapai luar negeri.

Bagaimana pandangan Anda soal kondisi bangsa saat ini?

Saya bukan politikus. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang memiliki potensi sangat besar. Dari yang kasat mata, yaitu kekayaan alam, tapi itu pun harus didukung oleh sumber daya manusia atau SDM. Kalau kita lihat demografi SDM kita, khusus yang muda-muda, jumlahnya lebih dari lima puluh persen dibanding negara lain. Berarti itu dapat diartikan sebagai bahan bakar untuk berlari lebih cepat lagi. Kita ini bisa menjadi bangsa yang besar, anggota G20 kok. Tantangan kita adalah bagaimana mengeksekusi dan memanfaatkan apa yang kita punya, ini yang sama-sama harus kita lakukan. Kondisi ekonomi kita bagus. Kita punya ekonomi domestik yang kuat. Namun, kita juga jangan terlalu percaya diri.

Pemimpin bagaimana yang dibutuhkan oleh bangsa kita?

Saya tidak berkompeten berbicara banyak mengenai negara karena tidak punya pengalaman. Saya bisa menganalogikan saja dengan perusahaan. Pemimpin suatu perusahaan itu harus memiliki visi. Pemimpin juga harus punya strategi, rasa antusias, dan keberanian.

Seperti apa harapan presiden hasil Pemilu 2014 nanti?

Kita masih berharap banyak kepada generasi muda yang bisa membawa negara kita ke level selanjutnya. Itu harapan saya.

Bisnis penerbangan seringkali mendapat cobaan. Tahun ini Batavia pailit. Sebenarnya, seperti apa kondisi umum bisnis sektor ini?

Bisnis penerbangan itu merupakan bisnis yang sangat kompetitif. Marginnya kecil, tapi cash-nya banyak. Namun cash yang masuk, kemudian keluar semua. Justru yang banyak meraup keuntungan adalah bisnis-bisnis yang mendukung penerbangan, bukan penerbangan itu sendiri. Seperti pihak pabrikan yang membuat pesawat itu sendiri, pihak repair station, dan pihak ground handle. Lalu pihak bandara, dan sistem penjualan tiket melalui agen-agen. Nah, mereka ini jarang merugi. Yang rugi justru maskapainya. Jadi, bagi maskapai saat jaya harus mengerti bagaimana efisiensi dan mengoptimalkan pendapatan.

Bisa dijelaskan persaingan bisnis ini seperti apa?

Masing-masing penerbangan operations excellence-nya mesti ada, lalu ukuran dari usahanya itu sangat penting. Dengan demikian, hanya pemain serius yang bisa masuk ke penerbangan. Kompetisi yang ketat bisa mendorong kita jadi kreatif dan inovatif. Selama ekonomi Indonesia tumbuh, tentunya bisnis penerbangan di Indonesia juga akan makin tumbuh. Memang tidak semua bisa bertahan. Akan ada seleksi alam.

Apakah persaingannya masih tergolong sehat?

Bagi saya, yang terpenting adalah setiap pemain harus disiplin dalam mengikuti aturan-aturan, keamanan, dll. Di penerbangan, ada atau tidak pengawasan atau pengontrol, manajemen harus memastikan bisa mengikuti aturan.

Apa yang menjadi masalah utama yang dihadapi setiap maskapai, berdasarkan pengalaman Anda di Garuda?

Dalam setiap bisnis, kita harus menerapkan beberapa hal. Pertama, kita mesti berpikir kedudukan kita di mana? Lalu, segmentasi pasar kita yang dituju? Otomatis dari hal itu kita harus mempelajari seberapa besar kue yang harus tersedia. Setelah kita tentukan, selanjutnya adalah disiplin dalam hal mengeksekusi langkah-langkah yang kita rencanakan. Terkadang, banyak juga perusahaan yang eksekusinya berbeda dengan rencana. Selama kita disiplin saya yakin bisa.

Modal asing sudah mulai masuk ke industri penerbangan nasional, bagaimana Anda melihatnya?

Memang kita butuh modal. Nah, ketersediaan modal di Indonesia belum bisa dikatakan cukup. Meski butuh modal, jangan sampai kita jadi tamu di rumah sendiri. Yang kedua, kalau bisa regulator menerapkan asas resiprokal buat maskapai asing. Jangan sampai maskapai asing mudah ke sini, sedangkan kita susah masuk ke sana. Kami selalu mengimbau regulator untuk terus melihat itu.

Bagaimana citra Garuda sebagai maskapai milik negara di mata dunia internasional?

Yang pasti, Garuda tahun lalu mendapat penghargaan The World’s Best Regional Airline.

Sebagai maskapai negara, apakah Garuda mendapat keistimewaan dari pemerintah?

Tidak. Waktu meminta tambahan modal sebesar US$100 juta, itu pun harus dengan ketentuan ini-itu. Kalau kita bandingkan dengan maskapai milik negara tetangga, mereka bisa mendapatkan miliaran dolar.

Menurut Anda siapa kompetitor Garuda?

Kalau kompetisi secara langsung belum ada, tapi kalau yang tidak langsung banyak. Dengan arti kata, maskapai-maskapai tersebut dari segi segmentasi pasar juga tumpang tindih dengan kita. Tapi, di sisi lain kita harus sadari bahwa hal ini tidak bisa kita lakukan tanpa perbaikan yang intensif, berkesinambungan, improvement, dll. Karena semakin kita bagus, harapan pasar akan semakin tinggi. Kalau Internasional, kompetitornya itu daerah tempat kita terbang.

Seberapa ekspansif Garuda ke depannya?

Tahun ini kita pasti buka London, Brisbane, lalu rute-rute tambahan, kita juga belum lama mengevaluasi Auckland.

Bagaimana soal laba Garuda di kuartal empat tahun lalu?

Dibandingkan tahun sebelumnya meningkat double digit.

Apa yang Anda lakukan sampai Garuda bisa sampai seperti ini?

Bagi saya, alur pemikiran itu penting, terutama dalam mengevaluasi kinerja. Jika ada perusahaan yang tak berjalan dengan baik tentu harus diidentifikasi dulu persoalannya. Apakah karena pasarnya, operasionalnya, atau kecukupan modalnya. Nah, semua itu kita evaluasi.

Pada saat mengevaluasi ada tiga permasalahan pokok: pertama human capital, organisasi, dan behavior. Kedua, masalah operasional. Ketiga, masalah keuangan. Jadi, atas dasar itu saya ajak kawan-kawan di Garuda untuk bekerja sesuai dengan rencana, tapi dengan satu aturan: “No Blaming“. Harus juga ada manajemen harapan dan ada tahapannya. Tahap dua tahun pertama, Garuda bisa bertahan. Dua tahun berikutnya adalah peningkatan produk dan layanan. Setelah itu, memperkuat daya saing Garuda. Kemudian di tahun kelima, masuk ke tahap perkembangan. Kuncinya adalah rencana dan eksekusi bisa termonitor dan sesuai dengan apa yang sudah ditetapkan dengan disiplin.

GA 2Biodata Emirsyah Satar      

Tempat, tanggal lahir  : Jakarta, 28 Juni 1959

Pendidikan : Akuntansi FE UI

Karier :

1983 : Auditor di kantor akuntan Pricewaterhouse Coopers

1985 : Assistant of Vice President of Corporate Banking Group Citibank

2003–2005 :Wakil Direktur Utama PT Bank Danamon Indonesia Tbk.

2003 : Direktur Keuangan PT Garuda Indonesia

2005–sekarang : Direktur Utama PT Garuda Indonesia

 

 

Garuda, Maskapai Bintang Empat

Sebagai maskapai penerbangan milik negara, Garuda Indonesia memang ibarat burung. Senang terbang tinggi mengangkasa dan sekali waktu menukik turun. Itu pula yang dialami Garuda Indonesia. Pada periode 80-an Garuda Indonesia pernah tercatat sebagai maskapai terbesar kedua setelah Japan Airlines (JAL). Waktu itu, maskapai ini memiliki tak kurang dari 79 pesawat, dana tunai sebesar US$108 juta, dan keuntungannya Rp200 miliar per tahun.

Namun, memasuki periode 90-an hingga awal tahun-tahun 2000, Garuda seolah kehilangan tenaga untuk mengepakkan sayapnya. Yang terjadi, BUMN penerbangan ini tak henti ditimpa musibah. Mulai dari jatuhnya beberapa pesawat yang menelan korban jiwa, hingga utang setumpuk yang tak sanggup dilunasi. Kondisi itu membuat citra Garuda di mata dunia internasional nyungsep hingga mencium landasan: dilarang terbang di Eropa. Tak salah kalau kemudian muncul pemikiran untuk membubarkan maskapai ini, alias dilikuidasi.

Pilihan melikuidasi Garuda tak lepas dari beban utang yang ditanggung BUMN penerbangan ini. Sudah begitu, Garuda juga tetap membutuhkan tambahan modal dari pemerintah sebesar US$100 juta. Tercatat, waktu itu utang Garuda US$600 juta, kewajibannya mencapai total US$1.811,3 juta, dan modalnya negatif US$233,8 juta. Amburadulnya keuangan Garuda tak lepas dari manajemen perseroan yang kerap diintervensi oleh pihak-pihak yang waktu itu berkuasa.

Setelah melewati pembahasan yang panjang dan mendalam, keputusan melikuidasi Garuda tak jadi pilihan. Pemerintah lebih memilih opsi untuk melakukan restrukturisasi utang maskapai ini. Lagi pula, kalau Garuda dibubarkan, ongkos sosial yang bakal muncul bisa lebih besar lagi. Belum lagi masalah harga diri bangsa.

Ternyata opsi merestrukturisasi utang ketimbang melikuidasi adalah pilihan yang tepat. Perlahan tapi pasti, Garuda mulai kembali mengepakkan sayapnya tinggi ke angkasa.

GA 3  Kini, Garuda bisa kembali menunjukkan kebanggaan buat bangsa. Sepanjang kuartal III tahun kemarin, Garuda sukses membukukan keuntungan sebesar US$56,4 juta, naik 51,6% dibanding periode yang sama tahun 2011, yaitu sebesar US$37,24 juta. Selain membukukan keuntungan, citra Garuda juga telah pulih. Ini terbukti dengan berbagai penghargaan yang diterima Garuda dari lembaga-lembaga internasional. Salah satunya adalah penghargaan sebagai “The World’s Best Regional Airline’ dari SkyTrax, lembaga pemeringkat maskapai independen yang berkantor di London, Juli tahun kemarin.

Kini, Garuda adalah maskapai penerbangan bintang empat dan bercita-cita menjadi bintang lima di 2015.