MotoGP 2013: Lorenzo Dominan, Rossi-Marquez Jadi Bintang

Meski Lorenzo mampu memenangi pertandingan, namun bintang lapangan jatuh kepada Rossi dan Marquez. Pertandingan alot  junior dan senior ini menyihir pertandingan menjadi seru.

Ranap Simanjuntak

MotoGPKilauan lampu tepi sirkuit Losail, Qatar seakan memberi sorak dukungan buat Jorge Lorenzo. Pembalap Yamaha berkebangsaan Spanyol itu liar berlari bebas pada urutan teratas pada race pembuka musim 2013 di Sirkuit Losail, Qatar, Senin dini hari waktu Indonesia.

Pole position anak muda berumur 25 tahun itu diraih begitu gemilang. Dia sanggup melakukannya dalam 22 putaran pada lintasan sejauh 5, 38 km tanpa tergantikan di bagian terdepan. Si X-Fuera begitu konsisten sebagai leader balapan dengan finisih memakan waktu 42 menit 39,802 detik.

Padahal, mantan juara dunia dua kali kelas 250 cc ini sempat grogi menjelang pertandingan. Tetapi kecemasannya itu mampu diusir setelah dia sudah bisa membuat jarak lebih dari empat detik pada babak pertengahan. “Setengah jam sebelum balapan saya merasa gugup. Saya harus banyak konsentrasi untuk santai di grid karena saya tahu start merupakan hal penting,” akunya.

Sebelumnya, dalam babak kualifikasi, posisi start terdepan memang ditempati Lorenzo karena membukukan catatan waktu tercepat, yakni

1 menit 54,714 detik. Dirinya bersaing ketat dengan Cal Crutchlow dari tim Monster Yamaha Tech 3 yang harus menerima berada di posisi start kedua. ”Sangat luar biasa dapat merebut posisi start terdepan. Crutchlow tampil sangat cepat karena mencatat waktu 1 menit 54,916 detik. Saya yakin melampauinya dan ternyata memang bisa,” jelas Lorenzo.

Posisi start lainnya ditempati pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa pada posisi ketiga. Sementara Andrea Dovizioso menciptakan kejutan dengan merebut posisi start keempat. Dan, start kelima diperoleh Stefan Bradl dari tim LCR Honda MotoGP.

Namun yang paling menarik adalah kejar-kejaran di belakang Lorenzo. Publik seakan tak menghiraukan sang juara karena begitu mendominasi pertandingan. Sebaliknya, kejar-kejaran sangat kental berada pada posisi dua ke belakang.

Kembalinya Valentino Rossi kepada tim Yamaha setelah dua tahun terpuruk bersama Ducati memang membawa nuansa baru. The Doctor memang membawa sihir bertajuk come back. Juara dunia 7 kali MotoGP ini mampu menebus kesalahan saat kualifikasi yang mengakibatkannya start pada posisi ketujuh kemudian bisa menjadi runner up.

Selama adu cepat, tarik-tarikan posisi kedua terjadi antara Rossi, Marc Marquez, dan Pedrosa. Awalnya, Marquez yang start dari posisi keenam mampu mengejar ketinggalan. Di awal pertandingan, pembalap Rookie itu secara mulus masuk pada posisi keempat, kemudian menyalip Crutchlow. Sedangkan Rossi kembali naik ke posisi enam setelah melewati Dovisioso. Pada lap ketujuh, The Doctor berhasil naik ke posisi lima setelah lewati Stefan Bradl yang membuatnya makin dekat dengan Pedrosa. MotoGP 2

Memasuki lap 15, Rossi mulai dekat dengan Crutchlow, jarak keduanya semakin dekat. Awal lap 16 Marquez naik ke posisi dua setelah menang adu cepat dengan Pedrosa di trek lurus. Selanjutnya di awal lap 17, Rossi menekan Crutchlow yang mebuat pembalap asal Inggris ini melakukan kesalahan sehingga posisinya digantikan Rossi.

Episode berikut ialah Rossi yang membesut YZR-M1 mengintai Pedrosa. Tanpa kesulitan, pembalap asal Italia ini menekuk Pedrosa. Kini, dia makin dekat dengan Marquez di posisi kedua dan berhasil menyalip.  Marquez sempat melawan di lap 20 karena berhasil kembali pada posisi dua, namun tak lama. Di tengah Rossi dengan beringas membalapnya. Pengalaman Rossi yang mumpuni makin menguatkannya pada tikungan-tikungan tajam.

Kejutan Rookie

Sejatinya, Rossi dan Marquez yang menjadi bintang malam itu. Meski Lorenzo yang menjadi juara, pertarungan sengit junior dan senior ini membawa decak kagum para penonton. Marquez yang mengidolakan The Doctor mampu berada naik podium karena di urutan ketiga menjadi prestasi berharga. Sebab, ini debut Marquez di MotoGP sudah membuktikannya sebagai the rising star.

MotoGP 3Pembalap muda Sapnyol berusia 20 tahun itu menyandang status rookie MotoGP. Sejak uji coba pra-musim, juara bertahan Moto2 ini sangat cepat beradaptasi. Bersama Repsol Honda, Marquez pada dua sesi latihan terakhir selalu menjadi yang terdepan.

Marquez sendiri digadangkan bakal menjadi pengganti The Doctor yang menjadi legenda MotoGP. Masuk akal tentunya, sebab The Little Spaniar—julukan Marquez—sejak belia mampu berpretasi. Dia memperoleh podium pertamanya tanggal 22 Juni 2008 di GP Inggris 2008 pada usia 15 tahun 127 hari. Setahun kemudian, dirinya dinobatkan sebagai pembalap muda Spanyol dengan posisi pole di Grand Prix Prancis dalam usia 16 tahun 89 hari.

Rossi sendiri mengakui kehebatan Marquez. “Hingga pada akhirnya ini menjadi pertarungan yang hebat dengan semuanya, khususnya Marc (Marquez), sampai lap terakhir. Saya mungkin sedikit lebih cepat (dari Marquez), tapi kami berlomba dengan jarak yang sangat dekat,” pungkasnya.

Hasil Pertandingan:

1. Jorge Lorenzo (Spanyol/Yamaha) 42 menit 39,802 detik.

2. Valentino Rossi (Italia/Yamaha) selisih 5,990 detik.

3. Marc Marquez (Spanyol/Honda) selisih 6,201 detik.

4. Dani Pedrosa (Spanyol/Honda) selisih 9,473 detik.

5. Cal Crutchlow (Inggris Raya/Yamaha) selisih 18,764 detik.

6. Alvaro Bautista (Spanyol/Honda) selisih 22,148 detik.

7. Andrea Dovizioso (Italia/Ducati) selisih 24,355 detik.

8. Nicky Hayden (AS/Ducati) selisih 24,920 detik.

9. Andrea Iannone (Italia/Ducati) selisih 37,124 detik.

10. Ben Spies (AS/Ducati) selisih 44,908 detik.

11. Aleix Espargaro (Spanyol/Aprilia) selisih 49,809 detik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s