Profil Indra Baruna, CEO PT Asuransi Adira Dinamika

Indra-Baruna 2Pemilu, Potensi untuk Pertumbuhan

PERISTIWA banjir besar yang melanda Jakarta di awal tahun ini membawa dampak yang cukup besar bagi perusahaan asuransi umum. Apalagi dibandingkan dengan banjir di 2007 lalu, banjir tahun ini skalanya lebih meluas dan lebih lama. “Lihat saja, ada beberapa daerah yang sebelumnya belum pernah kebanjiran, tapi sekarang kena. Misalnya Bundaran Hotel Indonesia,” ujar Indra Baruna, Presiden Direktur Adira Insurance.

Namun, Indra bersyukur klaim yang datang terhadap perusahaannya tidak sebesar pada 2007. Klaim untuk mobil pada 2007 sebesar Rp18 miliar. Sementara untuk tahun ini berkisar Rp10 miliar. “Ini yang agak mengejutkan buat kami. Karena klaim banjir untuk tahun ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan klaim banjir pada 2007 lalu,” imbuhnya.

Kondisi ini terkait dengan upaya Adira melakukan edukasi yang intens kepada pelanggannya. Menurut Indra, pihaknya belajar dari kejadian banjir sebelumnya, sehingga rutin mengedukasi para pemegang polis melalui SMS. “Isi edukasinya mengenai apa saja yang mesti dipersiapkan pelanggan kalau banjir terjadi. Kemudian kebijakan Pemprov DKI yang cepat tanggap menetapkan Jakarta sebagai daerah berstatus banjir juga cukup membantu,” jelas pria kelahiran Malang ini kepada Windarto dari SINDO Weekly, Selasa pekan lalu.

Tahun depan Indonesia memasuki tahun politik. Karena itu, biasanya banyak perusahaan yang menahan ekspansinya. Bagaimana dengan Adira?

Anda betul. Tahun depan Indonesia akan memasuki tahun politik. Namun, untuk industri asuransi umum, situasi demikian seperti pisau bermata dua. Risiko makin besar tapi sekaligus menyimpan potensi yang besar buat pertumbuhan. Mengapa? Karena untuk mengantisipasi terjadinya huru-hara akibat pemilu, banyak perusahaan yang membeli proteksi asuransi huru-hara untuk melindungi asetnya bila terjadi kerusuhan. Jadi pada saat yang bersamaan risiko meningkat tapi peluang untuk pertumbuhan premi juga meningkat.

Jadi, Anda tidak khawatir?

Berkaca dari pemilihan presiden yang sudah-sudah dan pemilihan kepala daerah Jawa Barat yang baru saja berlalu, saya yakin situasi akan aman dan terkendali. Tampaknya masyarakat saat ini sudah semakin dewasa dalam berpolitik. Jawabannya, saya tidak khawatir.

Tapi, bukankah tensi politik semakin meningkat?

Tensi politik memang meningkat. Tapi kelihatannya itu hanya sebatas debat di televisi dan diskursus di media. Suasana panas itu tidak menjurus ke perilaku anarkis. Jadi saya pikir masyarakat kita sudah bisa menerima kemenangan sekaligus kekalahan.

Pada 2014, kita akan memilih pemimpin baru. Kriteria apa yang Anda harapkan dari pemimpin mendatang ?

Siapa yang terpilih dan dari mana asalnya, saya berharap pemimpin yang akan datang mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang telah berjalan dengan stabil.

Situasi ekonomi Indonesia kan relatif lebih baik ketimbang banyak negara di dunia. Bagaimana Adira Insurance menyikapi kondisi ini?

Saya kira ini indikasi yang positif. Karena situasi ekonomi yang baik mengundang kehadiran investor. Otomatis peluang pertumbuhan bisnis ke depan semakin baik. Kemudian meningkatnya pertumbuhan kelas menengah membuat kemampuan untuk belanja juga semakin besar. Pada akhirnya kondisi ini membuat mereka lebih sadar lagi membeli produk asuransi untuk melindungi dirinya dan properti yang dimilikinya. Jadi ini positif buat kita.

Apalagi pendidikan masyarakat Indonesia juga semakin baik. Kondisi ini juga berdampak positif buat pertumbuhan asuransi. Karena dengan tingkat pendidikan yang meningkat membuat masyarakat kita semakin sadar untuk berasuransi.

Dari sisi regulasi pemerintah mengenai asuransi, apakah ada yang mesti dibenahi?

Saya kira itu mesti, karena adanya dinamika yang berkembang. Namun, kami merasa pemerintah sudah melakukan sesuatu yang membuat situasi industri ini semakin kondusif. Misalnya aturan soal uang muka kredit kemarin. Catatan kami, untuk menghindari gejolak di pasar, pemerintah mungkin perlu mempertimbangkan kesiapan industri untuk menyesuaikan dengan aturan yang ada. Prinsipnya dalam pembuatan regulasi, pemerintah sudah baik. Misalnya bagaimana melindungi pemegang polis dari perusahaan asuransi yang fraud. Kemudian dari sisi permodalan diatur bagaimana perusahaan bisa mencakup risiko yang ada.

Bagaimana Adira mengatasi persaingan, khususnya menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN pada 2015?

Kami enggak takut dan optimistis saja menghadapi persaingan dengan asuransi asing. Kebetulan untuk asuransi umum, perusahaan lokal lebih disukai ketimbang asing. Saya enggak tahu kenapa. Dan uniknya kondisi ini berbeda dengan di asuransi jiwa yang lebih dominan dikuasai oleh asing.

Bisa dijelaskan dampak banjir terhadap Adira?

Pertama hal ini mengejutkan. Awalnya kami mengira berdasarkan siklus lima tahunan, banjir akan terjadi tahun lalu. Tapi tak disangka-sangka terjadi awal tahun ini (2013). Tapi sebetulnya kami sudah prediksi banjir akan tetap terjadi, tinggal waktunya saja yang belum jelas. Jadi memang sudah bersiap-siap. Tim kami sudah siap, setiap saat ada kejadian banjir, siap untuk dioperasionalkan.

Bagaimana kalau dibandingkan dengan banjir 2007 lalu?

Nah, kalau dibandingkan tahun lalu, luas dampaknya memang lebih besar. Skala banjir 2013 ini lebih luas dan lebih lama. Daerah-daerah yang sebelumnya tak tersentuh seperti Bundaran HI dan sebagainya, itu kena. Ini cukup mengkhawatirkan. Banjir 2007 kebanyakan karena faktor alam, sementara untuk banjir awal tahun ini lebih banyak karena faktor manusianya. Misalnya jebolnya tanggul di Jalan Latuharhary Jakarta dan Villa Nusa Indah Bekasi, sehingga terjadi banjir yang luar biasa. Namun, kalau secara ekonomi terhadap klaim sedikit mengejutkan. Dampaknya justru lebih kecil dibandingkan dengan banjir 2007 silam.

Dari sisi klaim sendiri bagaimana?

Ini yang agak mengejutkan buat kami, klaim banjir untuk tahun ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan klaim banjir pada 2007 lalu. Sekadar informasi, klaim untuk mobil pada 2007 lalu sebesar Rp18 miliar. Sementara untuk tahun ini mungkin Rp10 miliar.

Bagaimana dengan klaim untuk properti?

Karena kami bukan market leader di asuransi properti, jadi klaim yang masuk ke kami tidak besar. Angkanya masih kami hitung, tapi angkanya masih di bawah mobil.

Mengapa klaim banjir tahun ini bisa lebih kecil?

Saya kira ada beberapa penyebab. Pertama, kami rutin mengedukasi para pemegang polis melalui SMS. Isi edukasinya berupa apa yang harus mereka siapkan kalau banjir terjadi. Misalnya mereka harus mematikan mesin, menyimpan kendaraan di tempat yang lebih tinggi. Kalau benar enggak bisa bergerak dan air sudah tinggi, segera cabut aki. Nah, info yang seperti ini selalu kami sampaikan kepada pemegang polis kami. Dampaknya mereka lebih waspada sehingga bisa meminimalisasi klaim.

Kedua, kebijakan Pemprov DKI yang cepat tanggap menetapkan Jakarta sebagai daerah berstatus banjir. Menurut saya ini cukup membantu. Apalagi pada saat penetapan darurat banjir, pemerintah mengumumkan kepada publik: kalau tidak perlu tidak perlu keluar rumah. Jadi unsur-unsur demikian ini yang membuat klaimnya tidak sebesar banjir 2007 lalu.

Indra-BarunaBIODATA

Nama: Indra Baruna

Tempat, Tanggal Lahir : Malang, 22 Juni 1965

 Pendidikan                            

1988 : Institut Pertanian Bogor

Karier

2012–sekarang :President Director PT Asuransi Adira Dinamika

2011−2012 : Vice President Director PT Asuransi Adira Dinamika

2002–2011 : Managing Director PT Asuransi Adira Dinamika

Janji Mematuhi Peraturan Lalu Lintas

ADIRA Insurance didirikan pada 24 Januari 2002 sebagai perusahaan yang bergerak di bidang asuransi umum. Perusahaan ini menyediakan produk-produk yang unik dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Adapun produk-produk yang diunggulkan adalah produk asuransi kendaraan bermotor. Di antaranya asuransi mobil Autocillin (yang terdiri dari Autocillin Classic dan asuransi mobil berbasis syariah Autocillin Ikhlas), serta asuransi sepeda motor Motopro. Selain itu, Adira Insurance juga menyediakan produk asuransi Kecelakaan & Kesehatan, Properti, Alat Berat, Kerangka Kapal, Rekayasa, Perjalanan, Pengangkutan, dan Tanggung Gugat.

“Semua itu didukung oleh pelayanan yang istimewa kepada seluruh pelanggan; dengan proses yang mudah; dan tidak berbelit-belit. Selain itu, dukungan dari bengkel-bengkel rekanan Autocillin yang tersebar luas, menjanjikan hasil pengerjaan yang baik dan terjamin,” klaim Indra Baruna, CEO PT Asuransi Adira Dinamika.

Adira Adira Insurance saat ini juga menggagas Kampanye Keselamatan di Jalan dengan slogan “I Wanna Get Home Safely!” Tujuannya untuk meningkatkan keselamatan berkendara dengan cara mengajak masyarakat Indonesia berjanji kepada diri sendiri maupun kepada orang yang dicintainya, untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan berperilaku aman di perjalanan.

“Adapun caranya dengan menandatangani sebuah Commitment Letter. September 2012 sudah terkumpul lebih dari 215.000 pendukung kampanye tersebut dan kami mendonasikan 450 buah kaki palsu, tangan palsu, dan kursi roda senilai Rp385.560.000,” kata Indra.

Terkait dengan situasi politik saat ini, yang memanas menjelang pergantian pemimpin nasional, Adira menganggapnya sebagai sebuah tantangan. “Untuk industri asuransi, situasi demikian seperti pisau bermata dua. Risiko makin besar tapi sekaligus menyimpan potensi yang besar buat pertumbuhan,” katanya.

Untuk itu, Adira akan lebih agresif dalam mengambil peluang dari banyaknya perusahaan yang membeli proteksi asuransi huru-hara untuk melindungi asetnya. “Pada saat yang bersamaan risiko meningkat, tapi peluang untuk pertumbuhan premi juga meningkat,” imbuh Indra.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s