Sang Penemu Tuitwit

(Judotens Maulid Budiarto)

oleh Ranap Simanjuntak

Saking senang melakukan utak-atik program, Judotens Maulid Budiarto menggebrak dunia sosial media lewat penambahan fitur pada Twitter. Dari tangan pemuda belia berumur 23 tahun lahirlah Tuitwit, sebagai aplikasi Twitter client berbasis mobile web lewat ponsel yang selama dikuasai dari produk impor.

Judo sengaja membidik pengguna Twitter lewat Tuitwit dengan kapasitas kecil, yakni di bawah 25 kilobita per halaman. Itu pun termasuk memuat gambar. Fitur ini dirilisnya dalam bentuk beta medio Oktober 2009 lalu.

Bukan main respon dari pengguna. Terlebih Tuitwit bisa diakses mudah, mulai dari PC, iPhone, Blackberry, atau dari Sony PSP. Hampir semua ponsel berkemampuan GPRS bisa digunakan. Bahkan, dengan browser standar bawaan ponsel atau pakai Opera Mini agar memiliki performa lebih baik.

Mengapa aplikasi ini menjadi pilihan? Tak lain karena beberapa fitur andalannya seperti fitur Twitter oAuth, sebagai koneksi keanggotan resmi dengan Twitter sehingga data menjadi aman. Lalu, Emoticons sebagai fitur penyaji gambar yang menunjukkan emosi. Memang dalam situs resmi sendiri belum ada Twitter client yang dilengkapi emoticon. Ada pula fitur Long Tweet. Di mana karakter yang terbatas 140 saja akan langsung dipotong dan disisipkan sebuah link tambahan akibatnya tak perlu khawatir menulis dengan panjang.

Belum lagi fitur Manual Geo Location untuk mengetahui lokasi. Agar update lokasi secara manual, tinggal mengetik ‘loc’ untuk daerah dan negara, maka lokasi sudah berubah. Serta fitur mute yang bisa membungkam atau tak melihat tweet tanpa harus unfollow. Terakhir adalah fitur Who Is Not Following You Back. Gunanya mengetahui siapa saja teman di Twitter yang tidak mem-follow balik pengguna.

Judo mengaku, sejak diperkenalkan hingga Juli tahun ini 500 ribu yang menjadi angota (member). Dan, sejak Juli hingga pertengah September ada perhitungan ulang bertambah 100 ribu member. “Ada juga member dari luar negeri seperti Nigeria dan Belanda. Sudah lumayan besar. Sekarang saja tiap hari untuk bandwidth menghabiskan 10 Gigabyte atau 1,8 juta pas que,” terang lelaki kelahiran Jakarta, 24 November 1987 ini.

Untungnya dia sudah melakukan kerja sama dengan penyedia situs web user generated dan moderated content SalingSilang.com sekaligus menjabat sebagai senior developer analisis media. Keterbatasan server pun teratasi. “Kalau sewaktu kuliah kan harus menggabungkan server gratisan sebanyak sepuluh buah yang berkapasitas 1 Gigabyte. Tinggal di-rolling jam pengunaannya. Nah sekarang sudah ada server besar, jadi tidak repot lagi,” terang pengidola Linuxtorvald ini.

Menariknya, keahlian dia sebagai orang yang melakukan coding (langkah pemograman) ini belajar secara otodidak dan berdasarkan hobi. Judo sejak duduk bangku SMP memang sudah sering membelajar dari buku atau majalah programming yang dia beli. Hal ini pun berlanjut tatkala dirinya kuliah Ilmu Komunikasi di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung. “Ham tiap hari dulu pas di Bandung kuliah koding dalam sehari bisa 20 jam. Saya sering lupa makan dan jadi kurus begini. Kuliah juga enggak selesai,” akunya sambil terbahak namun secara cepat mengaku ingin kuliah lagi untuk jurusan IT.

Anak terakhir dari tiga bersaudara pasangan Budi Widodo dan Sunarti ini mengaku, kedua orang tuanya kecewa lantaran Judo menelantarkan kuliah. Namun setelah mengetahui dia mampu membuat aplikasi Tuitwit dan mampu mendapatkan penghasilan lumayan, kedua orang tua memberi restu. Harapannya, member Tuitwit mendominasi pengguna Twitter hingga di Asia, bahkan ke penjuru dunia.

 

Tulisan ini sebagai penjurian dalam acara Satu Indonesia, kerjasama antara PT Astra dengan Tempo. Tulisan ini juga sebagai bahan tulisan yang di-post-kan melalui : http://www.tempointeraktif.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s